gabra..gabak..gabb*
one of the biggest things i never can resist is cold sweating in front of public. even if i was involve in public speaking since my 1st year of primary school but until now, public speaking still sending me a great shiver.
i'd been embarassed several times. the most embarassing moment must be during slb interview. and one of unforgettable-unforgivable tremble was during Q&A session with my company's [not mine actually] board director in the boardroom before getting fired. [ala-ala the apprentice]. i was in complete nervous and when they asked me questions, my answers was like bulls, just to make myself fly and out from the room. i know whatever my answer is, i'd still be fired!
tapi kelemahan2 yg kita ada bukanlah satu perkara yang mendownkan kita. itulah courage yg dianugerahkan oleh Yg Maha Esa untuk kita terus cekal berdiri. walaupun saya tidak pernah tidak gemuruh tapi semua tu tak menjadikan saya stop dari arena public speaking. pernah juga rasa rasa surrender dan nak quit terus disebabkan byk sangat perkara memalukan terjadi. namun saya percaya, setiap perkara tidak akan terjadi sekerat jalan, pasti ada penghabisannya.
keyakinan, kecekalan, ketabahan, kesungguhan, keberanian, antara elemen yg penting bagi mengatasi kelemahan kita. bagi orang yang dianugerahkan bakat semulajadi, mereka bertuah, tapi kita bukanlah tidak bertuah. ada orang yang lahir dalam keluarga miskin, ada yang kelas pertengahan, ada yang kaya, tapi kesenangan dan kebahagiaan tu bukan terletak pada status tapi pada sejauh mana kita mensyukuri apa yang kita ada. bukan sekadar menadah tangan mengucap syukur atau membuat kenduri kesyukuran, tapi berusaha lagi memperbaiki tahap pencapaian dengan cara masing-masing.
saya memang suka berdebat, memberi pandangan, mengkritik, & seangkatan dgnnya dan, syukurlah, walaupun saya selalu nervous, gemuruh, blank, etc. namun saya diberi courage untuk terus berdebat, memberi pandangan, mengkritik, etc. thank you ALLAH!

0 Comments:
Post a Comment
<< Home